Skip to content
  • Beranda
  • Produk
    • Nutanix Cloud Infrastructure
    • Nutanix Cloud Manager
    • Nutanix Unified Enterprise
  • Blog
  • Hubungi Kami

Bulan: Maret 2026

11 Maret 202611 Maret 2026

5 Pelajaran Utama dari 2026 Nutanix Enterprise Cloud Index: Infrastruktur Perlu Mengejar AI yang Semakin Cepat

Dalam era digital di mana kecerdasan buatan (AI) menjadi inti dari inovasi dan strategi bisnis, organisasi kini menghadapi kenyataan bahwa infrastruktur tradisional tidak lagi cukup untuk mendukung kebutuhan masa depan. Laporan 2026 Nutanix Enterprise Cloud Index (ECI) menggambarkan dengan jelas bahwa AI bukan hanya tren teknologi, tetapi telah memicu pergeseran penting dalam cara perusahaan membangun infrastruktur, mengelola data, dan menjalankan aplikasi. Laporan ini berdasarkan survei global terhadap 1.600 eksekutif IT dan teknik di perusahaan dengan lebih dari 500 karyawan di 14 pasar internasional.* 1. AI Mempercepat Adopsi Kontainer — Tetapi Infrastruktur Belum Siap Temuan utama menunjukkan bahwa lebih dari 85 % eksekutif IT percaya AI mempercepat adopsi kontainer dalam organisasi mereka, menjadikan kontainer fondasi arsitektur aplikasi modern karena portabilitas, konsistensi, dan kemampuan mereka mendukung aplikasi berbasis AI. Namun di sisi lain, 82 % peserta survei mengatakan infrastruktur on‑premises mereka belum sepenuhnya siap mendukung beban kerja AI — terutama untuk aplikasi berat seperti model bahasa besar (LLM) atau Agentic AI.  Ini menunjukkan sebuah paradoks: Organisasi ingin memanfaatkan AI, tetapi sistem infrastruktur lama cenderung memperlambat inovasi dan adopsi teknologi yang didorong oleh AI. 2. Kontainer — Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Strategi Menurut data laporan, 87 % perusahaan memperkirakan penggunaan kontainer mereka akan meningkat dalam tiga tahun ke depan, sementara 83 % organisasi sudah membangun aplikasi baru dengan kontainer hari ini. Kontainer membantu tim IT: ✔ Mempercepat deployment aplikasi ✔ Menyederhanakan dependency AI ✔ Memberikan portabilitas lintas lingkungan (on‑prem, cloud, edge) ✔ Mengurangi waktu setup untuk layanan AI yang bergerak cepat Dengan kontainer, organisasi mendapatkan agility yang dibutuhkan untuk mengejar perkembangan AI — termasuk saat model atau framework baru muncul setiap beberapa bulan. 3. Data Sovereignty Menjadi Prioritas Utama Selain perangkat keras dan perangkat lunak, kontrol data kini menjadi faktor penting. Laporan menemukan bahwa 80 % eksekutif menganggap data sovereignty atau kedaulatan data sebagai faktor penting dalam keputusan infrastruktur. Data sovereignty bukan sekadar kepatuhan terhadap peraturan — ini tentang: Di mana data disimpan dan diproses Siapa yang dapat mengakses data itu Bagaimana data tersebut dilindungi legal dan operasionalnya Dalam banyak kasus, organisasi juga ingin menjaga sebagian aplikasi atau data tetap berjalan on‑premises atau di wilayah lokal untuk alasan keamanan, privasi, dan regulasi. Arsitektur hybrid yang konsisten dan terkendali menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini. 4. “Shadow AI”: Ketika Dunia Bisnis Bergerak Lebih Cepat daripada TI Istilah Shadow AI mengacu pada penggunaan aplikasi atau agen AI di luar pengawasan departemen IT resmi. Laporan ini menunjukkan bahwa sekitar 79 % eksekutif IT menghadapi AI yang digunakan oleh staf non‑TI dalam organisasi mereka, yang sering terjadi tanpa persetujuan atau kontrol dari tim keamanan. Ini menimbulkan risiko serius seperti: ❗ Paparan data sensitif secara tidak sengaja ❗ Kepatuhan yang dilanggar tanpa disadari ❗ Potensi serangan dan kebocoran informasi Laporan menegaskan bahwa lebih dari 87 % percaya bahwa penggunaan AI di luar pengawasan formal menciptakan risiko bisnis nyata. Organisasi harus mampu menggabungkan strategi AI dengan governance yang kuat agar inovasi tidak mengorbankan keamanan. 5. AI Generative, Agentic AI & Evolusi Hybrid Cloud Laporan ECI juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar AI dalam bentuk chatbot atau predictive analytics — banyak eksekutif juga berharap untuk mengintegrasikan teknologi seperti: 🔹 Generative AI (58 %) 🔹 Agentic AI atau agen otonom (56 %) 🔹 Chatbots & conversational AI (49 %) 🔹 Predictive analytics & ML models (48 %) 🔹 Computer vision (46 %) Lebih dari setengah responden bahkan memperkirakan bahwa dalam 3 tahun ke depan, organisasi mereka akan memiliki lebih dari lima aplikasi AI. Ini menunjukkan bahwa aplikasi AI tidak hanya sekadar alat bantu — namun benar‑benar menjadi bagian inti dari arsitektur TI modern. Namun untuk menghadapi kompleksitas ini, perusahaan harus membangun infrastruktur yang fleksibel, hybrid, dan konsisten agar bisa menjalankan AI, containers, dan layanan cloud secara efisien di berbagai platform. Mengapa Temuan Ini Penting bagi Organisasi Anda? Dari laporan ini, ada beberapa pesan penting yang bisa diambil oleh pemimpin IT dan pengambil keputusan bisnis: Adaptasi Infrastruktur Menentukan Keunggulan Kompetitif Jika perusahaan lambat merespon perubahan AI, mereka akan tertinggal oleh pesaing yang lebih lincah dalam membangun kontainer dan layanan hybrid cloud yang siap AI. Kolaborasi TI dan Bisnis Adalah Kunci Silo antar departemen dan TI justru memperlambat inovasi AI — kolaborasi yang solid diperlukan untuk menghindari shadow AI dan memastikan kontrol yang baik. Kedaulatan Data Tidak Bisa Diabaikan Baik untuk tujuan kepatuhan maupun keamanan, memahami dan mengelola data di wilayah lokal merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan dalam strategi modern. Hybrid Cloud dan Kontainer Adalah Masa Depan Dengan adopsi kontainer yang meningkat drastis, hybrid cloud dan platform bersama menjadi fondasi yang memungkinkan aplikasi tradisional dan AI berjalan berdampingan secara efektif. Kesimpulan 2026 Nutanix Enterprise Cloud Index bukan sekadar tren teknologi — ini adalah gambaran nyata tentang bagaimana organisasi di seluruh dunia berusaha menangkap peluang AI yang besar, tetapi juga dihadapkan pada tantangan infrastruktur yang kompleks, risiko shadow AI, dan kebutuhan akan data governance yang kuat. Intinya: jika perusahaan ingin tetap relevan dan kompetitif di era AI yang semakin cepat, mereka perlu lebih dari sekadar alat baru — mereka membutuhkan infrastruktur dan budaya IT yang adaptif, kolaboratif, dan siap AI. Optimalkan infrastruktur TI dan percepat transformasi digital bisnis Anda dengan solusi handal dari Nutanix Indonesia. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan performa sistem, tim Nutanix Indonesia siap menghadirkan solusi hyperconverged infrastructure dan cloud hybrid yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Bersama mitra resmi kami, PT. iLogo Infralogy Indonesia, Anda akan mendapatkan konsultasi mendalam dan pendampingan implementasi, sehingga setiap langkah transformasi digital dapat berjalan lancar dan optimal. 💡 Jangan tunggu tantangan TI menghambat bisnis Anda—hubungi kami sekarang dan pastikan infrastruktur Anda aman, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan masa depan.

Read More
11 Maret 202611 Maret 2026

Rethinking Trader Desktop Infrastructure for the AI Era — Desktop Trading Masa Depan yang Lebih Cepat, Tangguh, dan AI‑Ready

Merevolusi Infrastruktur Trader Desktop di Era AI Di dunia finansial modern, trading bukan lagi sekadar soal harga dan volume — ini adalah tentang kecepatan keputusan, insight data real‑time, dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin menentukan pemenang pasar. Artikel dari Nutanix ini mendorong pemimpin TI di perusahaan finansial untuk memikirkan ulang infrastruktur trader desktop mereka agar siap menghadapi tuntutan AI era.  Kenapa Infrastruktur Lama Tidak Lagi Cukup Selama bertahun‑tahun, banyak firma finansial mengandalkan infrastruktur tradisional yang dibangun dari perangkat keras dan perangkat lunak yang tersebar atau usang — sering disebut “good‑enough infrastructure.” Namun di era saat ini, sistem semacam itu sering kali menjadi bottleneck besar dalam operasional trader:  Performa sulit diprediksi: latency atau lag bahkan dalam hitungan milidetik dapat mengganggu pengalaman trader dan menyebabkan eksekusi yang terlambat.  Fragmentasi teknologi: campuran aplikasi lama dan arsitektur yang tidak saling terintegrasi meningkatkan beban operasional TI.  Keterbatasan data real‑time: sistem lama tak dirancang untuk menangani volume data yang tumbuh pesat dan kebutuhan AI workload. Bayangkan seorang trader dengan beberapa layar 4K yang harus menampilkan data tick pasar, grafik analitik, streaming berita, dan permintaan AI insight secara bersamaan — infrastruktur yang lambat atau tidak stabil dapat menyebabkan execution errors yang mahal. ⚡ Performa & Konsistensi: Platform Menggantikan Hardware Gagasan utama yang diangkat oleh Nutanix adalah menggeser pemikiran dari sekadar “komputer workstation” menjadi platform terpadu yang bisa memberikan pengalaman transaksi yang konsisten, cepat, dan bebas hambatan. Alih‑alih bergantung pada desktop fisik yang berbeda‑beda, perusahaan kini beralih ke unified infrastructure yang bisa: ✔ Menyediakan performa konsisten di berbagai lingkungan produksi — dari on‑prem hingga cloud. ✔ Mengintegrasikan manajemen desktop virtual dengan sumber daya backend yang kuat. ✔ Menyederhanakan operasi TI melalui satu panel terpusat untuk pengaturan semua workstation. Pendekatan platform ini membantu perusahaan memusatkan sumber daya pada eksperimen dan inovasi, bukan sekadar menjaga infrastruktur tradisional yang sulit diskalakan.  AI: Kecepatan Insight Sama Pentingnya dengan Kecepatan Eksekusi Dalam trading modern, ada dua jenis kecepatan yang penting: Execution speed — seberapa cepat sistem bisa melakukan order — dan Insight speed — seberapa cepat sistem AI bisa menganalisis petabyte data untuk memberikan decision support. Di sini lah Agentic AI masuk sebagai game changer. AI jenis ini bukan sekadar automation — ia mampu melakukan analisis data secara proaktif, mengambil keputusan, dan memberikan rekomendasi tanpa perlu interaksi langsung manusia. contohnya:  Real‑time liquidity provisioning  Proaktif rebalancing portfolio  Analisis risiko berbasis pola pasar tersembunyi Namun, AI seperti ini membutuhkan infrastruktur komputasi berat — termasuk GPU yang dioptimalkan dan sumber daya penyimpanan yang cepat — yang tidak bisa dipenuhi oleh infrastruktur lama tanpa solusi modern yang scalable.  Infrastruktur Hybrid dan Cloud: Ketangguhan Tanpa Batas Salah satu perubahan terbesar adalah transisi menuju infrastruktur hybrid cloud yang menggabungkan kekuatan on‑premise dan cloud publik. Ini memungkinkan perusahaan untuk:  Menjalankan AI workload berat di tempat yang paling efektif.  Menjaga data sensitif di lingkungan terkontrol. Mempercepat scaling ketika permintaan AI meningkat. Model hybrid cloud menyediakan fleksibilitas tinggi — semua tanpa mengorbankan performa atau keamanan — karena sumber daya bisa dialokasikan sesuai kebutuhan beban kerja.  Keamanan, Kepatuhan, dan Regulasi Dalam finansial, bukan hanya performa yang penting — kepatuhan terhadap regulasi adalah keharusan absolut. Peraturan seperti DORA (Digital Operational Resilience Act) di Eropa mengharuskan perusahaan finansial memiliki kontrol ketat atas data dan operasi TI mereka. Infrastruktur modern yang mendukung platform terpadu juga menyediakan: Baseline keamanan terpadu Audit trail lengkap Manajemen kebijakan yang seragam di seluruh stack TI Hal ini mengurangi risiko pelanggaran serta mempermudah proses audit regulasi yang semakin ketat. 📈 Transformasi yang Tak Terelakkan Inti dari pemikiran ulang infrastruktur trader desktop ini adalah sebuah kenyataan yang jelas: legacy tidak lagi memadai, dan perusahaan yang ingin tetap kompetitif harus mulai membangun infrastruktur yang resilient, scalable, dan AI‑ready. Pertanyaannya bagi pemimpin TI sekarang bukan lagi “apakah kita akan modernisasi?”, tetapi “berapa cepat kita bisa memastikan legacy kita tidak menjadi penghambat inovasi?”.  Kesimpulan Era AI menuntut perubahan fundamental dalam cara perusahaan finansial memikirkan infrastruktur trader desktop mereka. Infrastruktur lama yang berfokus pada hardware tradisional sudah tak cukup untuk memenuhi kebutuhan performa tinggi, konsistensi, otomatisasi AI, dan kepatuhan regulasi. Pergeseran menuju platform terpadu, hybrid cloud, dan Agentic AI bukan hanya strategi teknologi — ini adalah strategi bisnis untuk memenangkan pasar dan memaksimalkan efisiensi operasional di dunia trading yang bergerak cepat. Dengan mengadopsi fondasi infrastruktur yang baru, perusahaan dapat memastikan bahwa teknologi mereka tidak hanya mengikuti perkembangan AI, tetapi juga siap menghasilkan nilai nyata secara kompetitif di era digital yang semakin canggih. Optimalkan infrastruktur TI dan percepat transformasi digital bisnis Anda dengan solusi handal dari Nutanix Indonesia. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan performa sistem, tim Nutanix Indonesia siap menghadirkan solusi hyperconverged infrastructure dan cloud hybrid yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Bersama mitra resmi kami, PT. iLogo Infralogy Indonesia, Anda akan mendapatkan konsultasi mendalam dan pendampingan implementasi, sehingga setiap langkah transformasi digital dapat berjalan lancar dan optimal. 💡 Jangan tunggu tantangan TI menghambat bisnis Anda—hubungi kami sekarang dan pastikan infrastruktur Anda aman, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan masa depan.

Read More
11 Maret 202611 Maret 2026

5 Tren Teratas Kubernetes di KubeCon Amsterdam 2026

Kubernetes telah berevolusi dari teknologi yang hanya digunakan oleh early adopters menjadi infrastruktur inti di banyak organisasi enterprise. Di acara KubeCon + CloudNativeCon Europe 2026 yang berlangsung di Amsterdam pada 23–26 Maret 2026, para praktisi, arsitek cloud, dan pemimpin teknologi berkumpul untuk berbagi best practice serta tren yang kini menjadi kenyataan sehari‑hari dalam operasional teknologi cloud‑native. Menurut artikel terbaru dari Nutanix, ada lima tren penting yang menjadi sorotan — bukan karena sekadar teori, tetapi karena telah berubah menjadi realita operasional di dunia nyata. 1. Kubernetes Kini Menjadi Tulang Punggung IT Enterprise Kubernetes tidak lagi menjadi proyek eksperimental yang digunakan oleh tim kecil. Ia telah menjadi komponen utama dalam infrastruktur modern, termasuk untuk aplikasi data‑intensif dan beban kerja yang didorong oleh AI. Itu artinya organisasi besar bergunjing tentang hal‑hal seperti kinerja produksi, tata kelola, keamanan, dan pengelolaan biaya sehari‑hari. 2. Operational Reality — Fokus pada Praktik Nyata, Bukan Hype Di banyak koridor KubeCon, pembicaraan yang paling sering muncul adalah tentang: Mengoperasikan Kubernetes dalam skala besar Mengontrol biaya dan kompleksitas platform Kepatuhan terhadap standar dan regulasi Mendukung beban kerja baru tanpa menambah kompleksitas Ini menunjukkan bahwa banyak organisasi kini telah melewati fase eksperimen dan beralih ke produksi nyata di Kubernetes. 3. Automasi, Observability & Resilience Menjadi Prioritas Dalam era cloud‑native yang semakin matang, tren penting yang menonjol adalah: Automasi penuh pada operasional cluster Observability tingkat lanjut untuk deteksi dan respon insiden Resiliensi sistem dalam menghadapi gangguan atau beban tak terduga Ini bukan lagi sekadar kata kunci — banyak perusahaan sudah menerapkannya di lingkungan produksi mereka. 4. Integrasi AI & Cloud‑Native Jadi Fokus Utama Acara ini juga menyoroti convergence antara AI dan Kubernetes. Menurut jadwal resmi yang dirilis CNCF, track acara tahun ini mencakup diskusi tentang: Cara mengamankan, mengamati, dan menskalakan AI di Kubernetes Integrasi Machine Learning dan Generative AI dalam pipeline cloud‑native Desain infrastruktur untuk AI inference dan workload berat lainnya Tren ini menunjukkan bahwa Kubernetes tidak hanya digunakan untuk menjalankan mikroservis, tetapi juga untuk AI workload yang kompleks dan berat secara komputasi. 5. Kubernetes Adalah Komunitas Global dan Kolaboratif KubeCon bukan hanya tentang teknologi — tetapi tentang kolaborasi komunitas. Acara ini mengumpulkan ribuan kontributor, developer, dan tim TI dari seluruh dunia untuk berbagi pembelajaran nyata tentang: ✅ GitOps & Platform Engineering ✅ Security & Compliance ✅ Hybrid & Multi‑Cloud Infrastructure ✅ Operasi produksi di Kubernetes Ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem Kubernetes terus berkembang secara inklusif dan terbuka — memungkinkan kolaborasi antara vendor, pengguna akhir, dan pengembang.  Kenapa Tren Ini Penting Bagi Organisasi Anda Tren‑tren ini bukan hanya diskusi teknis belaka; mereka mencerminkan kebutuhan nyata di dunia enterprise modern: Mengurangi Risiko Operasional Dengan fokus pada resilience dan observability, organisasi dapat: mendeteksi isu lebih cepat, meminimalkan gangguan layanan, dan mengurangi downtime yang berdampak bisnis. Mengontrol Biaya & Kompleksitas Makin banyak tim engineering yang memperhatikan biaya operasi Kubernetes — terutama saat scaling aplikasi besar, workload AI, atau multi‑cluster deployment. Mendukung AI & Beban Kerja Modern Dengan trend AI + cloud‑native, Kubernetes bukan hanya orkestrasi kontainer — tetapi juga platform untuk ML/AI yang dapat diskalakan.  Tips untuk Tim TI & Arsitek yang Mengikuti Tren Ini Jika perusahaan Anda sedang menjalankan atau berencana menggunakan Kubernetes secara serius, tren di KubeCon Amsterdam bisa dijadikan peta jalan adopsi: Prioritaskan Observability & Automasi Gunakan alat monitoring yang mendukung tracing, log, dan metrik secara komprehensif di seluruh cluster. Fokus Pada Keamanan & Kepatuhan Amankan supply chain kontainer dan gunakan policy enforcement untuk menjaga standar keamanan. Skalakan dengan Kontrol Biaya Implementasikan strategi FinOps untuk memastikan biaya operasional Kubernetes tidak melonjak tanpa terkontrol. Gabungkan AI dengan Kubernetes secara Cerdas Bangun pipeline untuk beban kerja AI yang bisa diskalakan dan memanfaatkan pengelolaan sumber daya yang efisien.  Kesimpulan KubeCon + CloudNativeCon Europe 2026 di Amsterdam menjadi lebih dari sekedar konferensi — ia adalah cerminan kematangan Kubernetes di dunia nyata. Tren‑tren yang dibahas menunjukkan bahwa Kubernetes bukan hanya proyek open‑source yang populer, tetapi telah menjadi salah satu fondasi infrastruktur cloud modern. Dengan pergeseran dari teori ke praktik nyata, organisasi di seluruh dunia kini berlomba mengadopsi otomatisasi, observability, serta integrasi AI dalam platform Kubernetes mereka — membawa infrastruktur cloud‑native menuju era yang lebih kuat, efisien, dan terukur. Optimalkan infrastruktur TI dan percepat transformasi digital bisnis Anda dengan solusi handal dari Nutanix Indonesia. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan performa sistem, tim Nutanix Indonesia siap menghadirkan solusi hyperconverged infrastructure dan cloud hybrid yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Bersama mitra resmi kami, PT. iLogo Infralogy Indonesia, Anda akan mendapatkan konsultasi mendalam dan pendampingan implementasi, sehingga setiap langkah transformasi digital dapat berjalan lancar dan optimal. 💡 Jangan tunggu tantangan TI menghambat bisnis Anda—hubungi kami sekarang dan pastikan infrastruktur Anda aman, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan masa depan.

Read More
11 Maret 202611 Maret 2026

FY25 Impact Report Nutanix: Mencapai Pertumbuhan Berkelanjutan dan Impact Nyata

Setiap tahun, Nutanix merilis laporan dampaknya (Impact Report) untuk menunjukkan bagaimana nilai inti perusahaan diterjemahkan menjadi hasil nyata — tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga dalam hal budaya perusahaan, keberlanjutan lingkungan, dan kontribusi sosial. Laporan tahunan ini merangkum pencapaian selama Fiscal Year 2025 (FY25), yang berlangsung dari 1 Agustus 2024 hingga 31 Juli 2025. FY25 menjadi tahun penuh momentum bagi Nutanix: inovasi produk yang kuat, pertumbuhan pelanggan yang signifikan, dorongan berkelanjutan pada energi terbarukan, serta keterlibatan karyawan dan aksi sosial yang menguat.  1. Pertumbuhan Bisnis yang Kuat dan Berkelanjutan Laporan FY25 menunjukkan pertumbuhan yang stabil baik dari sisi produk maupun pelanggan. Fokus Nutanix pada hybrid multicloud dan solusi infrastruktur modern membantu perusahaan mencatatkan pencapaian penting setiap tahun. Di antaranya: Pertumbuhan revenue dan pertumbuhan pelanggan yang terus meningkat. Posisi Nutanix tetap kuat dan diakui oleh analis industri — termasuk peran kunci dalam distributed hybrid infrastructure dan container management menurut lembaga riset ternama. Meski laporan dampak tidak hanya menyoroti angka finansial, pertumbuhan ini menjadi fondasi kuat untuk berbagai inisiatif sosial dan lingkungan yang dibangun Nutanix dengan lebih percaya diri.  2. Budaya Perusahaan: People First, Always Salah satu fokus utama dalam Impact Report adalah bagaimana Nutanix membangun workplace yang menarik bagi talenta terbaik di dunia. Nilai‑nilai seperti hungry (ambisi besar), humble (rendah hati), honest (jujur), dan with heart (berempati) dipastikan hadir dalam setiap aspek budaya. Perusahaan juga mendorong program keterlibatan karyawan seperti: Program Nutanix Voices untuk mendengar masukan langsung dari karyawan. Kelompok karyawan berbasis minat dan identitas (L.I.F.E. groups) untuk menciptakan rasa inklusi dan kebersamaan di lingkungan kerja global. Hasilnya? Partisipasi tinggi dalam program perusahaan dan suasana kerja yang menunjukkan bahwa orang‑orang merasa didukung, dihargai, dan diberdayakan untuk berkontribusi secara maksimal.  3. Komitmen Lingkungan & Keberlanjutan Nutanix bukan hanya fokus pada teknologi — tetapi juga dampak lingkungan yang dihasilkannya dan bagaimana teknologi itu bisa membantu pelanggan melakukan hal yang sama. Energi Terbarukan Pada FY25, lebih dari 78 % energi yang digunakan untuk beban TI perusahaan berasal dari sumber terbarukan — naik dari 73 % pada FY24. Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengurangi emisi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Solusi TI Ramah Lingkungan Platform cloud Nutanix membantu mengurangi footprint pelanggan melalui efisiensi ruang dan energi. Pelanggan yang beralih ke solusi Nutanix melaporkan rata‑rata penghematan ruang hingga 66 % dan pengurangan penggunaan energi hingga 50 % dibandingkan dengan sistem legacy. Pengurangan Emisi di Infrastruktur Sendiri Inisiatif konsolidasi kantor juga membantu mengurangi jejak karbon operasional Nutanix secara keseluruhan, termasuk pengurangan signifikan dalam emisi Scope 1.  4. Inisiatif Sosial dan Kontribusi Komunitas Nutanix menempatkan giving back (memberi kembali) sebagai pilar strategis dalam budaya perusahaannya. Melalui program global Spark, karyawan didorong untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak. 📊 Beberapa capaian sosial yang menonjol antara lain: Lebih dari 1.567 penyebab kebaikan didukung secara global. Lebih dari 2.500 jam sukarelawan dicatat oleh karyawan Nutanix. Total kontribusi untuk kegiatan sosial — termasuk donasi, dana pencocokan perusahaan, dan hibah — mencapai lebih dari $842.000 USD. Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti dukungan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Math) melalui bantuan pendidikan dan kolaborasi dengan organisasi lokal untuk meningkatkan akses sosial bagi komunitas yang membutuhkan.  5. Good Governance — Kunci Kepercayaan Jangka Panjang Laporan juga menekankan bahwa tata kelola yang baik (good governance) adalah landasan kepercayaan antara Nutanix dan para stakeholder — termasuk pelanggan, mitra, investor, dan karyawan. Prinsip transparansi, integritas, dan tanggung jawab menjadi bagian penting dari setiap praktik bisnis yang dilakukan perusahaan. Hal ini mencakup kepatuhan terhadap peraturan, pelaporan yang jujur, serta standar etika tinggi di seluruh dunia operasi Nutanix. Kesimpulan: Dampak yang Melebihi Angka Anggaran FY25 Impact Report memperlihatkan bahwa Nutanix tidak hanya berfokus pada pertumbuhan finansial, tetapi berkomitmen menciptakan impact yang lebih luas — untuk orang‑orangnya, pelanggannya, komunitas global, dan planet ini sendiri. Melalui strategi yang seimbang antara inovasi teknologi, nilai budaya yang kuat, aksi sosial yang nyata, dan program keberlanjutan, perusahaan menunjukkan bahwa bisnis berkinerja tinggi dan tanggung jawab sosial dapat berjalan bersama. Inisiatif semacam ini membuktikan bahwa perusahaan teknologi masa kini bukan sekadar pencetak laba, tetapi juga agen perubahan yang mampu menginspirasi dan memperkuat kepercayaan stakeholder mereka di seluruh dunia. Optimalkan infrastruktur TI dan percepat transformasi digital bisnis Anda dengan solusi handal dari Nutanix Indonesia. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan performa sistem, tim Nutanix Indonesia siap menghadirkan solusi hyperconverged infrastructure dan cloud hybrid yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Bersama mitra resmi kami, PT. iLogo Infralogy Indonesia, Anda akan mendapatkan konsultasi mendalam dan pendampingan implementasi, sehingga setiap langkah transformasi digital dapat berjalan lancar dan optimal. Jangan tunggu tantangan TI menghambat bisnis Anda—hubungi kami sekarang dan pastikan infrastruktur Anda aman, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan masa depan.

Read More

Pos-pos Terbaru

  • Forced Migration: Strategi IT Efektif Agar Tetap Mandiri
  • Nutanix: Infrastruktur Terbuka adalah Fondasi AI yang Aman
  • FinOps in the Era of Enterprise AI: Strategi untuk Sukses
  • Neoclouds vs. Hyperscalers: Perbedaan Utama & Kapan Harus Digunakan
  • Efisiensi Kubernetes: Memilih Infrastruktur yang Tepat

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juni 2024

Kategori

  • Blog
  • news
  • Tak Berkategori
  • Tips & Trick

Nutanix Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Nutanix. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • nutanix@ilogoindonesia.id