Meningkatkan Keberlanjutan Data Center dengan HCI dan Cloud Hybrid

Permintaan terhadap layanan digital meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, yang menyebabkan ketergantungan yang lebih besar pada data center. Namun, pertumbuhan ini juga membawa tantangan lingkungan yang signifikan. Saat ini, data center menyumbang sekitar 2% dari konsumsi energi global, dan angka ini terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya industri yang mengadopsi komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), dan big data. Akibatnya, organisasi menghadapi tantangan ganda untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mengelola beban ekonomi yang terkait dengan meningkatnya permintaan energi dari infrastruktur mereka.

Beruntungnya, teknologi inovatif seperti Infrastruktur Hyperconverged (HCI) dan model cloud hybrid menawarkan solusi yang menjanjikan untuk membantu mengurangi konsumsi energi, meningkatkan efisiensi operasional, dan berkontribusi pada upaya keberlanjutan. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan bagaimana HCI dan cloud hybrid dapat membantu organisasi mengurangi permintaan energi dan emisi karbon dari data center, yang menghasilkan solusi yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.

 

Dampak Lingkungan Data Center Saat Ini

Dampak lingkungan dari data center tradisional sangat signifikan. Seiring dengan semakin berkembangnya penggunaan data global, konsumsi energi dari fasilitas ini terus meningkat, yang menyebabkan emisi karbon yang lebih tinggi. Di wilayah seperti Eropa, di mana adopsi cloud dan layanan digital berkembang pesat, tekanan untuk membuat data center lebih efisien dalam penggunaan energi semakin tinggi. Arsitektur data center 3-tier tradisional, yang memisahkan komputasi, penyimpanan, dan fungsi jaringan, terbukti tidak efisien. Sistem ini membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk daya dan pendinginan, memperburuk dampak lingkungan dari data center.

Selain itu, sistem pendingin saja mengkonsumsi energi dan air dalam jumlah besar, yang berkontribusi pada emisi karbon dan pengurasan sumber daya. Dengan harga energi yang terus naik, terutama di wilayah seperti Eropa, perusahaan menghadapi peningkatan biaya operasional, menjadikannya sangat penting untuk menemukan alternatif yang lebih efisien dalam penggunaan energi yang juga mendukung tujuan keberlanjutan.

 

Peran Infrastruktur Hyperconverged dalam Efisiensi Energi

Infrastruktur Hyperconverged (HCI) menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan arsitektur 3-tier tradisional. HCI mengintegrasikan komputasi, penyimpanan, dan jaringan ke dalam satu platform yang didorong oleh perangkat lunak, memberikan berbagai manfaat dalam efisiensi energi. Dibandingkan dengan pengaturan data center tradisional, HCI telah terbukti mengurangi permintaan energi hingga lebih dari 27%, menjadikannya solusi yang sangat efisien untuk operasi data center modern.

Beberapa manfaat utama dari HCI meliputi:

  • Mengurangi Jejak Perangkat Keras: Dengan mengkonsolidasikan berbagai fungsi ke dalam satu platform, HCI menghilangkan kebutuhan akan server terpisah, mengurangi konsumsi daya dan kebutuhan ruang fisik.
  • Efisiensi Energi yang Lebih Baik: Sistem HCI dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi di semua sumber daya, yang secara signifikan mengurangi konsumsi energi yang berlebihan.
  • Emisi Karbon yang Lebih Rendah: Dengan berkurangnya konsumsi energi, emisi karbon juga berkurang, membantu organisasi mencapai target keberlanjutan mereka.

Di wilayah EMEA, adopsi HCI berpotensi menghemat hingga 92 TWh energi antara 2024 hingga 2030, yang dapat menghasilkan penghematan hingga 25 miliar euro dalam biaya listrik. Selain itu, peralihan ini bisa mengurangi emisi CO2 hingga 19 juta ton metrik, yang setara dengan menghapus emisi tahunan dari sekitar 4,1 juta mobil.

Bagi perusahaan seperti dnata Travel Group, adopsi HCI telah menghasilkan penghematan energi yang signifikan. Perusahaan ini mencapai pengurangan 75% dalam ruang rak dan pengurangan 54% dalam permintaan daya, yang menghemat sekitar 18.739 kg emisi CO2 setiap tahun, cukup untuk mengisi daya lebih dari 2 juta ponsel.

 

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan dari HCI dan Cloud Hybrid

Manfaat lingkungan dari HCI tidak dapat disangkal, tetapi keuntungan ekonominya juga sangat menarik. Mengurangi konsumsi daya dan kebutuhan infrastruktur fisik menghasilkan penghematan biaya yang signifikan. Proyeksi menunjukkan bahwa dari 2024 hingga 2030, perusahaan di wilayah EMEA dapat menghemat hingga €25 miliar dalam biaya listrik melalui adopsi HCI.

Solusi cloud hybrid, yang menggabungkan infrastruktur on-premises dengan layanan cloud publik, semakin meningkatkan keberlanjutan data center. Memindahkan beberapa beban kerja ke cloud memungkinkan perusahaan memanfaatkan infrastruktur cloud yang lebih efisien dan dioptimalkan, yang mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon. Selain itu, solusi cloud hybrid memberikan fleksibilitas untuk menskalakan sumber daya sesuai kebutuhan, memastikan energi hanya digunakan ketika diperlukan.

Di negara-negara seperti Prancis, Jerman, dan Inggris, peralihan ke platform berbasis HCI dapat menghasilkan penghematan energi yang signifikan. Misalnya, Prancis dapat menghemat 14,2 TWh, Jerman 19,3 TWh, dan Inggris 13,3 TWh antara 2024 hingga 2030 dengan mengadopsi arsitektur HCI.

 

Tren Masa Depan dan Rekomendasi untuk Data Center yang Berkelanjutan

Seiring dengan semakin pentingnya keberlanjutan, data center harus beradaptasi dengan regulasi lingkungan yang semakin ketat dan standar tanggung jawab sosial. Arsitektur berbasis HCI sangat cocok untuk membantu perusahaan memenuhi tuntutan ini dengan cara mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon secara signifikan.

Untuk meningkatkan keberlanjutan dalam operasi data center, perusahaan harus mempertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Adopsi HCI untuk Efisiensi Energi: Beralih ke HCI adalah strategi yang terbukti untuk mengurangi konsumsi energi dan mendukung tujuan keberlanjutan.
  2. Eksplorasi Solusi Cloud Hybrid: Dengan memanfaatkan layanan cloud, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada data center on-premises dan lebih meningkatkan upaya keberlanjutan mereka.
  3. Pantau Perubahan Regulasi: Seiring dengan diperkenalkannya regulasi lingkungan yang baru, perusahaan harus memastikan data center mereka tetap memenuhi standar yang berkembang. HCI menyediakan solusi yang fleksibel yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan kepatuhan yang berubah.

 

Kesimpulan

Permintaan yang terus berkembang terhadap layanan digital telah menjadikan keberlanjutan di data center semakin penting. Dengan mengadopsi teknologi seperti HCI dan cloud hybrid, perusahaan dapat secara signifikan mengurangi konsumsi energi, menurunkan emisi karbon, dan meraih penghematan biaya yang substansial. Seiring keberlanjutan menjadi prioritas yang semakin besar bagi organisasi dan pemerintah, HCI akan memainkan peran kunci dalam membantu perusahaan memenuhi tujuan lingkungan dan ekonomi mereka. Bagi mereka yang ingin memastikan operasi mereka di masa depan dan berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau, mengadopsi solusi HCI adalah langkah yang tepat.

Sudahkah Anda mempertimbangkan Nutanix sebagai solusi Hyperconverged Infrastructure (HCI) Anda? Nutanix dapat membantu Anda mengoptimalkan efisiensi energi, mengurangi biaya operasional, dan mendukung keberlanjutan dalam infrastruktur data center Anda.

Jika Anda tertarik, Anda dapat menghubungi Nutanix Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih detail.